Push-Button Publishing

KARYA ANAK BANGSA

Senin, 07 Maret 2011

Masalah Kita

Masalah Hidup adalah Masalah Kebudayaan
Kebudayaan adalah hasil kreasi manusia untuk menjadikan kehidupan lebih baik. Setiap bangsa mempunyai macam kebudayaan yang berbeda. Hal ini karena pola kehidupan mereka yang berbeda. Masalah kebudayaan memang seringkali menjadi bahan perbincangan hangat. Bahkan, tidak jarang masalah kebudayaan ini memanas hanya karena perbedaan apresiasi dan persepsi atas kebudayaan yang ada.

Kebudayaan itu bersifat spesifik sebab aspek ini menggambarkan pola kehidupan. Setiap bangsa pola kehidupannya berbeda. Jangankan antar bangsa, antar masyarakat di negeri yang sama saja seringkali terjadi perbedaan mengenai kebudayaan ini.

Oleh karena itulah, masalah kebudayaan dijadikan sebagai salah satu tonggak keberhasilan hidup masyarakat sebuah lingkungan. Masyarakat yang tingkat kebudayaannya tinggi, pasti kehidupan masyarakatnya tertata bagus.

Dalam kehidupan ini, setiap proses interaksi antar personal dilakukan dengan tingkat friksi yang tinggi. Tingkat friksi ini kadangkala menyebabkan benturan yang jika tidak didasari budaya tinggi, maka dapat menyebabkan kekacauan dan kerusakan.

Sudah banyak contoh dalam kehidupan Anda dimana masalah kebudayaan telah menjadi pemicu dan pemacu benturan antar personil masyarakat. Dan, pada akhirnya yang mengalami kerugian adalah masyarakat juga.

Menjadikan Masalah Kebudayaan Sebagai Akar Kebersamaan

Memang kondisi kehidupan masyarakat sangatlah beragam. Hal ini sangat tergantung pada tingkat kemampuan personal masyarakat dalam memahami setiap kejadian yang ada dalam kehidupannya. Dengan kondisi tersebut, maka masalah kebudayaan yang berbeda seharusnya bukan dianggap sebagai sebuah perbedaan, melainkan sebagai keberagaman pola kehidupan.

Anda hidup dari sebuah perbedaan. Dan, perbedaan itulah itu merupakan variasi atas kehidupan yang dinamis. Setiap saat selalu ada hal baru yang tumbuh dan berkembang dalam kehidupan. Anda tidak dapat mengelak dari kondisi tersebut sebab Anda adalah bagian integral dalam kehidupan ini. Masalah kebudayaan adalah masalah kehidupan, jadi tidak mungkin Anda yang hidup mengelak dari tuntutan hidup.

Jika Anda menjadikan setiap budaya yang ada sebagai sebuah keberagaman, maka yakinlah bahwa masalah kebudayaan yang setiap saat memicu kekacauan di negeri ini sangat tidak proporsional. Mengapa perbedaan pola hidup, pola pikir, dan pola-pola lain yang merupakan akar kebudayaan tersebut menjadi pokok permasalahan?

Tentunya hal tersebut kembali kepada tingkat kemampuan apresiasi dan persepsi personal terhadap setiap hasil kreasi manusia. Bahwa, jika tingkat apresiasi dan persepsi tinggi, kehidupan masyarakat tenang, walaupun masyarakat tersebut heterogen.

Seharusnya, perbedaan kebudayaan yang ada di masyarakat dijadikan sebagai pemicu untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuan berkebudayaan masyarakat. Hal ini sangat penting sebab isu masalah kebudayaan seringkali mampu menghancurkan tatanan yang sudah ada. Dan, Anda tidak ingin kecolongan oleh kondisi yang sama untuk setiap saatnya.

Oleh karena itulah, maka ke depannya, masalah kebudayaan seharusnya justru dijadikan sebagai akar kebersamaan dalam kehidupan global. Hal ini karena dalam kehidupan global segala hal dan kondisi hidup secara berdampingan. Jika tidak ada rasa kebersamaan, maka sekecil apapun masalah yang terjadi dapat menyebabkan penghacuran massal.

Kita Sudah Lelah Dengan Pertentangan

Ya. Anda memang sudah lelah dengan segala pertentangan yang tumbuh dan berkembang dalam kehidupan . Karena Anda sangat menyadari bahwa sebenarnya setiap kejadian, seharusnya tidak perlu terjadi. Hanya karena kesalahan dalam mengapresiasi dan mempersepsi masalah kebudayaan, selanjutnya menjadikan Anda sebagai kuda tunggangan kemarahan. Sungguh sangat tidak proporsional.

Bumi ini sudah tua, begitu juga dengan bangsa ini. Seharusnya, semakin tua Anda, maka pola pikir semakin bagus dan tenang. Seharusnya Anda lebih menyadari bahwa hidup berdampingan dengan orang lain memang sangat rentan atas persengketaan atau sekadar friksi antar personal. Jika memang terjadi friksi, maka seharusnya hal tersebut bukan dibudayakan sebagai masalah kebudayaan. Biarkan hal tersebut menjadi persoalan antar pribadi dan diselesaikan secara pribadi pula.

Sudah lelah Anda menghadapi masalah kebudayaan yang salah seperti ini. Terlalu banyak masalah yang timbul dari sesuatu yang sesungguhnya bukan masalah. Bagaimana Anda dapat mengatakan ini sebuah masalah jika sebenarnya yang dijadikan atau dianggap adalah masalah kebudayaan. Padahal Anda mengetahui bahwa kebudayaan itu universal.

Tidak ada batasan yang mampu mengekang kebudayaan. Kebudayaan itu tumbuh dan berkembang seiring dengan perkembangan kehidupan masyarakat. Harusnya masyarakat mampu mengadaptasikan diri sehingga secara perlahan kebudayaan menjadi bagian integral dirinya.

Seharusnya, ke depan Anda berpikir panjang dan mengedepankan kebersamaan sehingga masalah kebudayaan tidak perlu dijadikan sebagai pemicu kejadian yang tidak perlu. Anda harus belajar bersama-sama atas perbedaan yang dijadikan keberagaman.

Jika keberagaman dapat diwujudkan, maka Anda dapat menjadikan kehidupan masyarakat dengan keberagaman budaya anak bangsa. Dan, kedepannya masyarakat Anda akan solid tak terpecahkan oleh isu apapun, termasuk masalah kebudayaan.

Rabu, 23 Februari 2011

Buang Sampah Ngawur Didenda Rp 25 Juta
MARTAPURA, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, mendenda setiap warga yang membuang secara ngawur sebesar Rp 25 juta.

Koordinator Tim Kebersihan Pemkab Banjar Farid Soufian di sela peringatan Hari Peduli Sampah 2011 di Martapura, Rabu (23/2/2011), mengatakan, denda itu sesuai Peraturan Daerah Nomor 19 tahun 2007 tentang Kebersihan.

"Sanksi denda dikenakan terhadap warga yang membuang sampah sembarangan, jika tidak mampu membayar denda maka sebagai gantinya dikenakan hukuman kurungan selama tiga bulan," ujarnya.

Ia mengatakan, perda yang diterapkan sejak 2007 itu sangat tegas mengatur waktu pembuangan sampah yakni mulai pukul 20.00 Wita hingga pukul 06.00 Wita di setiap tempat pembuangan sampah (TPS) yang disediakan.

Jika ada warga yang membuang sampah baik sampah rumah tangga maupun sampah jenis lainnya di luar jadwal dan kedapatan petugas, dikenakan denda sesuai perda tersebut.

Kepala Badan Lingkungan Hidup itu menyebutkan, pihaknya juga sudah menetapkan zona bersih dan bebas sampah yang dijadikan kawasan percontohan bagi kawasan lain yang kurang bersih.

Zona bersih dan bebas sampah itu mulai batas Kota Banjarbaru hingga Jembatan Kembar Martapura, kemudian kawasan Pertokoan Permata Cahaya Bumi Selamat Martapura dan Alun-Alun Ratu Zalecha Martapura.

"Ke depan, zona bersih dan bebas sampah itu diperluas ke tempat-tempat lainnya sehingga diharapkan seluruh wilayah Kabupaten Banjar bebas sampah," ujar mantan Kepala Dinas Pengelolaan Pasar itu.

Ditekankannya, pihaknya juga terus menyosialisasikan larangan membuang sampah sembarangan dan memberitahukan zona kawasan bebas sampah bersama jajaran dinas dan instansi terkait sehingga masyarakat luas mengetahuinya.

Bupati Banjar Khairul Saleh mengharapkan, seluruh jajaran Pemkab Banjar mendukung penerapan perda yang mengatur tentang kebersihan itu sehingga tercipta lingkungan dan suasana yang bersih dan nyaman.

"Selain itu juga diperlukan evaluasi atas kegiatan dan program kerja yang dilaksanakan sehingga jika ada kekurangan bisa dibenahi agar hasil akhirnya sesuai harapan," katanya.

Rabu, 06 Oktober 2010

Ada Info Nich







Member Area



Lupa Password | Member baru? Daftar daftar
Rabu, 29 September 2010 Views views5102 Times

Killing Me Inside : Siap Tur Bareng Luna Maya Plus Gading Marten

Masing-masing dapet jatah satu lagu.
( Penulis : Rastiaka Atha Hestaviyasa )
RASTIAKA ATHA HESTAVIYASA

Nggak lama kelar rekaman bareng Luna Maya beberapa waktu lalu, Killing Me Inside akhirnya kembali membuat sebuah kejutan. Pasalnya Luna Maya nggak hanya dihadirkan sebagai rekan rekaman, tetapi juga akan diajaknya untuk tur bareng. Nggak hanya Luna Maya saja, Killms yang didukung penuh oleh Crooz Record dan RPM Records ini juga akan mengajak Gading Marten untuk ikutan sumbang suara. Hal tersebut langsung dikonfirmasikan oleh para personil Killims pada launching  album selftitled  band modern rock ini hari Rabu (29/9) sore tadi di Score! Cilandak Town Square, Jakarta.
“Nggak lama lagi kami memang akan menjalani tur di beberapa tempat. Di sana Killms juga bakalan manggung bareng Luna Maya dan Gading Martin. Mereka berdua akan nyanyi bareng Tanpa Dirimu  dan Biarlah ,” papar Onad sang vokalis dari atas panggung.
Nah, penasaran kan? Tungguin aja tanggal mainnya!

Info Lebih Lanjut
http://www.youtube.com/watch?v=LmZVAsBa6io

Selasa, 05 Oktober 2010

Masa Sih Diriku berperan Dalam Keluarga...

Dulu mpe sekarang mungkin saya kan selalu bingung untuk menjawab pertanyaan ini.
Seorang anak pasti hidup untuk berbakti kepada orang tua yang dimana kita telah mungkin banyak berbuat semau kita kepada mereka.
Makanya dari itu bagi kalian yang tidak berbakti diharapkan untuk berbakti.
Menurut saya sich kalo saya hanya sebatas normal saja.
Betapa beruntung bagi mereka yang masih punya orang tua yang dimana masih banyak di luar sana saudara kita yang tidak mempunyai orang tua.

Jadi bersyukurlah kalian masih punya orang tua
Don't dissapoint them.....